Menonton Atraksi Udara Gebyar Dirgantara AAU Yogyakarta dan Tragedi Golden Eagle T-50i


Hari Ahad pagi 20-12-2015 cerahnya langit Yogyakarta seakan dicakar-cakar oleh berbagai jenis pesawat tempur yang melakukan atraksi aerobatik dalam Gebyar Dirgantara AAU Yogyakarta.

Acara Gebyar Dirgantara ini diselenggarakan selama dua hari yaitu pada hari Sabtu dan Ahad, ribuan warga Jogja dan sekitarnya sangat antusias menyaksikan acara yang digelar gratis untuk masyarakat umum ini. Berbagai pesawat dipertontonkan kepada warga, mulai dari pesawat latih Grob hinggga helikopter Colibri dari tim aerobatik Dinamic Pegasus.


Saya sekeluargapun tidak ingin melewatkan acara langka ini, agar para Bolang kecil bisa melihat secara dekat beraneka macam pesawat milik TNI AU menyaksikan serunya berbagai atraksi udara yang disuguhkan.

Benar saja Bolang-bolang kecil sangat terhibur menyaksikannya dari atraksi terjun payung serta serunya manuver pesawat tempur.

Sekitar jam sembilanan pagi masyarakat disuguhkan dahsyatnya acrobatik pesawat jet tempur jenis Golden Eagle T-50i yang suara sangat keras menggelegar di langit Jogja. Setelah beberapa kali melintas dan melakukan atraksi akrobatik, nampak terjadi sesuatu pada pesawat yang sedang bermanuver tajam kebawah dan terdengar suara dentuman yang sangat keras diiringi kepulan asap hitam yang membumbung tinggi ke udara.

Kami dan para pengunjung lainnya langsung heboh menyaksikan kejadian jatuhnya pesawat jet tersebut, berbagai macam tanya terbersit dalam benak kami bagaimana nasib para pilot pesawat naas itu.

Setelah melihat berita di televisi dan media online, pilot dan co pilot gugur dalam insiden pesawat ini yaitu Letkol Penerbang Marda dan Kapten Penerbang Dwi Cahyadi. "Semoga arwahnya diterima Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan"




Post a Comment

0 Comments